Produk Kami

Single Line Unit Injector

Satu jalur suplai dengan injector individual untuk kebutuhan dosing pelumas yang lebih terukur.

Ringkasan Sistem

Satu jalur distribusi dengan injector individual yang lebih terukur

Single Line Unit Injector menggunakan satu main line untuk membangun pressure sebelum setiap injector mengeluarkan volume pelumas sesuai setting-nya.

Detail kapasitas pump, pressure kerja, tipe injector, dan interval siklus akan disesuaikan berdasarkan kebutuhan mesin, jumlah titik, dan jenis pelumas.

Ilustrasi Single Line Unit Injector Automatic Lubrication System

Alur kerja Single Line Unit Injector

Visualisasi umum aliran grease dari pump unit menuju main line, membangun pressure pada injector, lalu diteruskan ke lubrication point sebelum sistem reset untuk siklus berikutnya.

Single Line Unit Injector lubrication system dengan pump unit, injector bank, dan lubrication point

Pump Unit

Pump unit mengalirkan grease ke main line sesuai interval yang diatur oleh timer atau controller.

Main Line

Main line membawa grease hingga pressure sistem naik dan seluruh injector siap bekerja.

Injector Unit

Saat pressure tercapai, setiap injector mengeluarkan volume pelumas sesuai setting-nya ke titik masing-masing.

Lubrication Points

Pelumas diteruskan ke bearing, pin, bushing, atau titik pelumasan lain, lalu injector reset untuk siklus berikutnya.

Industry Coverage

Sistem Ini Dapat Diterapkan Pada Sektor Industri

Pilih sektor industri untuk melihat ringkasan aplikasi dan kebutuhan operasionalnya.

Proses Teknis

Dari lubrication point hingga sistem siap diuji

Pekerjaan dimulai dari data unit dan kebutuhan grease, lalu diterjemahkan menjadi konfigurasi pump, divider atau injector, routing line, serta metode monitoring yang dapat diperiksa di lapangan.

Yang kami verifikasi:

  • Pemetaan lubrication point Jumlah titik, posisi bearing, pin, bushing, akses grease nipple, dan kondisi kerja unit dicatat sebelum desain routing dibuat.
  • Kebutuhan grease per titik Volume, interval, jenis grease, duty cycle, dan temperatur digunakan untuk menentukan kapasitas pump serta elemen distribusi.
  • Routing line dan proteksi Main line, secondary line, hose, fitting, clamp, dan bracket ditempatkan agar tidak mengganggu gerakan unit maupun akses maintenance.
  • Testing cycle dan pressure Setelah instalasi, sistem diuji dari pump sampai lubrication point untuk memeriksa pressure, distribusi, alarm, dan indikasi blockage.
  • Inspection dan sparepart Dokumentasi, titik pemeriksaan, kebutuhan preventive maintenance, dan komponen pengganti disiapkan untuk support setelah commissioning.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Jawaban teknis seputar pemilihan konfigurasi, pemasangan, pemeriksaan, dan support Single Line Unit Injector.

Bisa, selama pump, injector, seal, dan setting pressure dipilih sesuai jenis lubricant, viskositas, temperatur, serta kebutuhan dosing pada aplikasi.

Tergantung tipe injector. Beberapa unit memiliki adjustment individual sehingga kebutuhan pelumas tiap titik dapat dibuat berbeda dalam satu main line.

Pressure release membantu injector melakukan reset sebelum siklus berikutnya. Karena itu pump, vent valve, line, dan injector harus bekerja sebagai satu rangkaian.

Kami membutuhkan jumlah titik, volume pelumas, interval kerja, jenis grease atau oil, panjang routing, pressure target, sumber listrik, dan kondisi lingkungan unit.

Ilustrasi pertanyaan seputar Single Line Unit Injector