Produk Kami

Automatic Lubrication System

Solusi pelumasan otomatis untuk menjaga reliability, mengurangi downtime, dan membuat distribusi grease atau oil lebih terukur.

Ringkasan Sistem

Pelumasan terukur untuk menjaga keandalan aset

Automatic Lubrication System (ALS) adalah sistem pelumasan terpusat yang mendistribusikan grease atau oil secara otomatis ke setiap titik pelumasan dalam volume dan interval yang telah ditentukan.

Distribusi yang konsisten membantu mengurangi risiko kekurangan maupun kelebihan pelumas, menekan keausan komponen, serta menjaga mesin tetap tersedia untuk mendukung target produksi dan uptime operasional.

Sistem dapat dikonfigurasi untuk kebutuhan alat berat, kendaraan operasional, mesin produksi, dan fixed equipment dengan mempertimbangkan jumlah titik, jarak distribusi, jenis pelumas, tekanan kerja, serta kondisi lingkungan.

Komponen Automatic Lubrication System

Manual VS Automatic

Pelumasan manual menyisakan celah dalam operasional

Dalam area kerja berat, titik pelumasan tidak selalu mudah dijangkau. ALS membantu membuat proses pelumasan lebih konsisten, terdokumentasi, dan tidak sepenuhnya bergantung pada akses manual teknisi.

Tanpa ALS

Pelumasan bergantung proses manual

  • Siklus produksi berpotensi terganggu saat akses pelumasan dibutuhkan.
  • Volume grease tidak selalu konsisten di setiap titik pelumasan.
  • Titik kritis atau area sulit dijangkau lebih mudah terlewat.
  • Risiko keselamatan meningkat ketika teknisi harus mendekati area kerja aktif.
Dengan ALS

Pelumasan berjalan lebih terukur

  • Grease atau oil dialirkan dalam interval yang dapat diatur.
  • Setiap titik mendapatkan suplai pelumas sesuai konfigurasi sistem.
  • Intervensi manual berkurang sehingga maintenance lebih terencana.
  • Uptime, safety, dan reliability aset lebih mudah dijaga.

Product

Jenis sistem Lubrikasi ditentukan oleh kebutuhan mesin

Kami menyediakan beberapa jenis sistem pelumasan otomatis untuk menyesuaikan jumlah titik pelumasan, panjang jalur distribusi, tipe pelumas, dan kondisi kerja aset.

Single Line Progressive

Single Line Progressive

Distribusi grease berurutan melalui progressive divider untuk banyak titik pelumasan dengan kontrol aliran yang stabil.

Selengkapnya
Single Line Unit Injector

Single Line Unit Injector

Setiap titik menerima dosis pelumas melalui injector, cocok untuk aplikasi dengan kebutuhan volume yang berbeda.

Selengkapnya
Dual Line

Dual Line

Dua jalur suplai untuk area luas, jarak panjang, dan jumlah titik besar pada lingkungan kerja berat.

Selengkapnya
Multi Line

Multi Line

Outlet pompa mengarah langsung ke titik pelumasan, ideal untuk sistem sederhana dengan jumlah titik terbatas.

Selengkapnya

Jenis Pelumasan

Grease Lubrication

Digunakan dari mesin berukuran kecil hingga heavy industry. Grease sesuai untuk interval pelumasan yang lebih panjang, membantu sealing pada titik terbuka, dan tetap melekat pada bearing atau komponen dengan beban kerja berat.

Selengkapnya
Aplikasi grease lubrication pada bearing

Cara Kerja

Dari reservoir hingga titik pelumasan

Konfigurasi setiap sistem dapat berbeda, tetapi prinsip kerjanya tetap sama: pelumas disimpan, dipompa, dibagi, lalu dikirim secara terukur ke titik yang membutuhkan.

Pompa grease sebagai reservoir sistem pelumasan otomatis
Pompa menyuplai grease dari reservoir
Blok divider membagi aliran grease ke beberapa jalur
Divider membagi aliran secara terukur
Grease diteruskan ke titik pelumasan pada komponen alat berat
Grease diteruskan ke lubrication point

Industry Coverage

Sistem Ini Dapat Diterapkan Pada Sektor Industri

Pilih sektor industri untuk melihat ringkasan aplikasi dan kebutuhan operasionalnya.

Proses Teknis ALS

Dari lubrication point sampai grease terdistribusi

Konfigurasi ALS ditentukan dari jumlah titik, kebutuhan grease, duty cycle, panjang routing, pressure, jenis unit, dan metode monitoring yang dibutuhkan.

Yang kami verifikasi:

  • Pemetaan lubrication point Bearing, pin, bushing, grease nipple, akses kerja, dan posisi komponen dicatat sebelum menentukan jalur distribusi.
  • Perhitungan kebutuhan grease Volume tiap titik, interval, jenis grease, duty cycle, dan temperatur digunakan untuk memilih kapasitas pump serta elemen distribusi.
  • Routing main dan secondary line Hose, fitting, clamp, dan bracket ditempatkan agar terlindung dari movement, panas, benturan, dan area service.
  • Testing cycle dan pressure Sistem diuji dari pump, divider atau injector, hingga grease keluar pada lubrication point dan monitoring bekerja sesuai konfigurasi.
  • Inspection dan troubleshooting Kami membantu pemeriksaan level, pressure, blockage, kebocoran line, output titik, serta kebutuhan komponen pengganti.

FAQ

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Informasi teknis seputar pemilihan, instalasi, pengoperasian, dan monitoring Automatic Lubrication System.

Bisa. Sistem dapat dirancang sebagai retrofit setelah dilakukan survey terhadap titik pelumasan, akses pemasangan, routing line, dan kondisi operasi unit.

Tipe sistem ditentukan dari jumlah titik pelumasan, jarak distribusi, jenis pelumas, tekanan kerja, temperatur, pola operasi mesin, dan kebutuhan monitoring.

Pada banyak aplikasi, ALS dapat menjalankan siklus pelumasan ketika mesin beroperasi sehingga intervensi manual dan penghentian unit dapat dikurangi.

Sistem dapat dilengkapi pressure switch, cycle sensor, level monitoring, alarm, atau controller untuk membantu memverifikasi keberhasilan siklus pelumasan.

Ya. Dukungan kami mencakup site survey, system engineering, instalasi, testing dan commissioning, training, preventive inspection, serta troubleshooting lapangan.

Ilustrasi pertanyaan seputar Automatic Lubrication System