Produk Kami

Dual Line System

Dua jalur suplai untuk jaringan panjang, area luas, dan jumlah lubrication point yang besar.

Ringkasan Sistem

Distribusi untuk jaringan panjang dan lingkungan kerja berat

Dual Line System menggunakan dua main line yang bekerja bergantian untuk menyuplai metering device pada jaringan pelumasan yang luas.

Sistem ini umum dipertimbangkan ketika jumlah titik, jarak distribusi, dan kebutuhan grease lebih besar.

Ilustrasi Dual Line Automatic Lubrication System

Alur kerja Dual Line System

Versi awal ini menggunakan diagram statis untuk menjelaskan komponen utama serta dua fase dasar pada Dual Line System sebelum divisualkan lebih lanjut dalam animasi.

Satu siklus pelumasan penuh terdiri dari dua half-cycle: Main Line A aktif terlebih dahulu, lalu sistem berganti ke Main Line B.

01

Pump Station

Pump station menyuplai grease bertekanan ke seluruh jaringan Dual Line System.

02

Reversing Valve

Reversing valve mengalihkan tekanan secara bergantian ke Main Line A dan Main Line B.

03

Main Line A

Main Line A adalah jalur utama pertama yang aktif pada half-cycle awal untuk membangun pressure pada sistem.

04

Main Line B

Main Line B adalah jalur utama kedua yang aktif setelah change-over untuk menyelesaikan half-cycle berikutnya.

05

Metering Device 1

Metering device pertama menerima pressure dari kedua main line dan menyalurkan grease ke titik pelumasan sesuai setting output.

06

Metering Device 2

Metering device kedua bekerja paralel pada jaringan yang sama untuk melayani kelompok lubrication point lainnya.

07

End-of-Line Pressure Switch

Pressure switch di ujung line memastikan tekanan telah mencapai bagian terminal sistem sebelum controller berpindah fase.

Urutan Fase

Ringkasan alur kerja dasar

Dual Line System bekerja melalui dua half-cycle yang bergantian. Setiap fase mengaktifkan salah satu main line untuk menggerakkan metering device.

Main Line A Aktif

Pada half-cycle pertama, tekanan dari pump station diarahkan ke Main Line A.

  1. Pump station menyalurkan grease ke Main Line A melalui reversing valve.
  2. Pressure dari Main Line A menggerakkan metering device pada seluruh jaringan.
  3. Grease didistribusikan ke lubrication point sesuai volume yang telah diatur pada masing-masing metering device.
  4. Ketika pressure mencapai ujung line, end-of-line pressure switch memberi sinyal bahwa half-cycle pertama selesai.

Main Line B Aktif

Setelah change-over, tekanan dialihkan ke Main Line B untuk menyelesaikan half-cycle kedua.

  1. Reversing valve memindahkan suplai pressure dari Main Line A ke Main Line B.
  2. Metering device kembali bekerja dari sisi berlawanan dan menyalurkan grease ke lubrication point.
  3. Main Line A menjadi sisi relief sementara Main Line B menjadi jalur aktif.
  4. Ketika pressure pada ujung line kembali terkonfirmasi, satu siklus pelumasan penuh dinyatakan selesai.

Industry Coverage

Sistem Ini Dapat Diterapkan Pada Sektor Industri

Pilih sektor industri untuk melihat ringkasan aplikasi dan kebutuhan operasionalnya.

Proses Teknis

Dari lubrication point hingga sistem siap diuji

Pekerjaan dimulai dari data unit dan kebutuhan grease, lalu diterjemahkan menjadi konfigurasi pump, divider atau injector, routing line, serta metode monitoring yang dapat diperiksa di lapangan.

Yang kami verifikasi:

  • Pemetaan lubrication point Jumlah titik, posisi bearing, pin, bushing, akses grease nipple, dan kondisi kerja unit dicatat sebelum desain routing dibuat.
  • Kebutuhan grease per titik Volume, interval, jenis grease, duty cycle, dan temperatur digunakan untuk menentukan kapasitas pump serta elemen distribusi.
  • Routing line dan proteksi Main line, secondary line, hose, fitting, clamp, dan bracket ditempatkan agar tidak mengganggu gerakan unit maupun akses maintenance.
  • Testing cycle dan pressure Setelah instalasi, sistem diuji dari pump sampai lubrication point untuk memeriksa pressure, distribusi, alarm, dan indikasi blockage.
  • Inspection dan sparepart Dokumentasi, titik pemeriksaan, kebutuhan preventive maintenance, dan komponen pengganti disiapkan untuk support setelah commissioning.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Jawaban teknis seputar pemilihan konfigurasi, pemasangan, pemeriksaan, dan support Dual Line System.

Dual Line cocok untuk jaringan panjang, jumlah titik besar, lingkungan berat, atau aplikasi yang membutuhkan distribusi grease melalui dua main line secara bergantian.

Pressure diarahkan ke Main Line A untuk menyelesaikan half-cycle pertama, lalu reversing valve mengalihkan aliran ke Main Line B untuk menyelesaikan half-cycle kedua.

Pressure switch mengonfirmasi bahwa pressure sudah mencapai ujung jaringan sebelum controller mengalihkan line atau menyatakan fase selesai.

Pemeriksaan meliputi level grease, pressure tiap fase, reversing valve, metering device, kondisi main line, sambungan, dan sinyal end-of-line.

Ilustrasi pertanyaan seputar Dual Line System